Mengenal Efek Penuaan, Waspadai 8 Ciri Berikut Ini – Tubuh anda terus merasakan penuaan. Kekuatan tubuh, keterampilan organ vital dan unsur tubuh lainnya lazimnya akan menurun. Misalnya saja kulit mengendur, tulang gampang rapuh, dan degenerasi organ lainnya. Meskipun kita sudah belajar mengenai proses penuaan tubuh anda di ruang belajar sains kita, tahukah kita apa sebetulnya yang terjadi sekitar penuaan, khususnya pada unsur dan organ tubuh yang berbeda?

Selama proses penuaan, organ anda mengalami keletihan dan memperlambat fungsi. Hal ini menyebabkan tidak sedikit perubahan pada tubuh, yang terjadi secara bertahap. Fungsi kognitif anda menurun dan begitu pun kemampuan anda untuk menyaksikan dan mendengar. Perubahan yang paling gampang kelihatan terjadi pada kulit dan rambut kita. Rambut anda mulai kehilangan ketebalan dan pulang menjadi abu-abu. Kulit kita pun kehilangan elastisitas dan keriput terbentuk. Berikut ialah delapan ciri tubuh yang mengalami sekian banyak perubahan sekitar proses penuaan.

1. Efek Pada Otak

Otak kita ialah bagian terpenting tubuh kita. Ini bekerja tanpa lelah sepanjang hidup kita, memproses tidak sedikit ton informasi. Otak anda terdiri dari jutaan neuron mungil, yang urgen untuk menyimpan dan memproses informasi. Seiring waktu, jumlah neuron menurun, mengakibatkan penurunan faedah kognitif laksana kehilangan kenangan dan Alzheimer. Juga, semakin tua anda dapatkan, semakin tidak sedikit kemungkinan anda menderita penyakit yang dinamakan “Silent Stroke” yang adalahhasil dari kelainan otak.

2. Efek Pada Sistem Kerangka

Tulang insan dikenal sebagai zat yang paling kuat dan keras dan banyak sekali terdiri dari kalsium. Tapi tulang ini pun mempunyai tanggal kedaluwarsa. Aktivitas jasmani setiap hari memberi tidak sedikit tekanan pada tulang dan kesudahannya kehilangan kalsium dan menjadi rapuh.

Hal ini mengakibatkan sejumlah situasi seperti arthritis, situasi sendi yang menyakitkan, atau osteoporosis, di mana tulang menjadi terlampau rapuh sampai-sampai bahkan jatuhnya kecil dapat menyebabkan patah tulang. Seiring meningkatnya usia, reflek kita pun melambat.

3. Efek Pada Sistem Nervous

Terlepas dari otak, bagian urgen lainnya dari sistem saraf ialah sumsum tulang belakang. Saraf tulang belakang anda mengandung bantalan salah satu tulang-tulang, yang menjadi keras dan rapuh sebab usia. Hal ini mengakibatkan penurunan kapasitas bantalan, memberi desakan lebih pada tulang belakang. Kondisi ini paling menyakitkan dan dapat menimbulkan rasa sakit walau dengan tidak banyak gerakan.

Rasa sakit kadang mengakibatkan hilangnya neuron, yang mencungkil diri dari tulang belakang dan menyebabkan penurunan keseimbangan. Saraf perifer yang bertanggung jawab guna menghubungkan sumsum tulang belakang dengan otak pun terdegradasi, yang mengakibatkan refleks menjadi lambat.

4. Efek Pada Sistem Pencernaan

Meskipun kita seluruh suka makan, saya dan anda butuh terus mengolah makanan anda untuk mengisi tuntutan tubuh kita. Perut anda terus berupaya memahami segala sesuatu yang anda makan. Tapi seiring waktu, cairan pencernaan dan tingkat pencernaan berkurang.

Hal ini mengakibatkan masalah lain laksana gangguan pencernaan, gas atau kembung. Konstipasi pun menjadi masalah umum untuk lansia, sebab titik dua itu perlahan kehilangan faedah normalnya dan menyulitkan makanan guna lewat. Hal ini pun dapat mengakibatkan pertumbuhan abnormal pada titik dua yang dikenal sebagai polip.

5. Efek Penuaan Pada Ginjal

Kita sering menyaksikan orang tua yang menderita masalah ginjal. Itu karena faedah ginjal anda mulai menurun sesudah usia 35 tahun. Ginjal anda pada dasarnya mempunyai dua faedah penting – guna menyaring produk limbah dan menciptakan ekuilibrium asam dan basa dalam tubuh.

Karena gaya hidup yang sibuk dan pola santap yang salah, ginjal kita merasakan tekanan yang luar biasa. Mereka kesudahannya mulai merasakan penurunan fungsi, mengakibatkan masalah besar pada orang tua. Penyakit yang paling umum di kalangan orang tua ialah batu ginjal, yang terjadi sebab kurangnya asupan cairan dan yang lainnya ialah gagal ginjal.

6. Efek Pada Organ Reproduksi

Penuaan mempunyai efek sedikit bertolak belakang pada lelaki dan wanita. Sistem reproduksi anda umumnya ditata melalui sekresi hormon, yang meminimalisir dari masa-masa ke waktu. Sementara wanita merasakan menopause antara 45 dan 55, pria merasakan penurunan desakan seksual mereka, sebab tingkat testosteron dalam tubuh menurun. Masalah lainnya tergolong penurunan buatan semen dan pun sering disfungsi ereksi. Karena menopause, wanita pun mengalami hot flashes.

7. Efek Pada Organ Sense

Indra kita laksana mata, telinga, hidung, lidah dan bahkan kulit pun mengalami proses penuaan. Seiring waktu, mata dan telinga anda menjadi lemah, oleh karena tersebut kacamata dan alat tolong dengar menjadi taruhan terbaik guna bertahan. Mata kering dan katarak ialah masalah mata yang umum dirasakan orang tua. Otot mata melalui proses degenerasi yang dapat menyebabkan penglihatan kabur. Kulit kehilangan elastisitasnya dan seiring dengan tarikan gravitasi sekitar bertahun-tahun, kulit mulai kendur dan mengakibatkan keriput.

8. Efek Pada Sistem Pernafasan

Paru-paru anda adalah bagian utama dari sistem pernafasan kita. Karena mereka banyak sekali terbuat dari otot, mereka pun mengalami degenerasi. Seiring waktu, kapasitas menyangga udara paru-paru menurun, sampai-sampai napas pendek dan sesak. Orang tua lebih rentan terhadap penyakit paru-paru, yang barangkali parah andai mereka mempunyai riwayat merokok.

Baca Juga:

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.