Mengomentari Pendapat Narasumber

Mengomentari Pendapat Narasumber

Mengomentari Pendapat Narasumber

1. Menyatakan Informasi Tersirat dalam Dialog Interaktif

Pendapat narasumber dalam dialog ada kalanya berupa informasi tersirat. Informasi tersirat adalah informasi yang tersembunyi atau informasi yang tidak dikemukakan secara langsung. Berbeda dengan informasi yang dikemukakan secara tersurat (eksplisit), informasi tersirat (implisit) dapat diperoleh oleh pendengar atau pemirsa dengan menganalisis informasi tersurat

2. Menggunakan Kalimat Inversi

Urutan fungsi dalam bahasa Indonesia lazimnya mengikuti pola SPOK (Subjek Predikat Objek Keterangan). Akan tetapi, ada satu pola dalam bahasa Indonesia yang predikatnya mendahului subjek.

Perhatikan contoh kalimat berikut.

  1. Cantik sekali (P) gadis itu (S)
  2. Sedang makan (P) dia (S).
  3. Kemarin (K) terjadi (P) kebakaran itu (S).
  4. Tinggal (P) di Jakarta (K) mereka (S).
  5. Mentransfer (P) uang (O) ke bank (K) Pak Hartawan (S)

Pada contoh-contoh kalimat tersebut verba terletak di depan nomina. Dengan kata lain, urutan fungsinya adalah predikat subjek (PS). Kalimat yang pola urutannya seperti itu disebut kalimat susun balik atau kalimat inversi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan komentar terhadap narasumber sebagai berikut.

  1. Komentar merupakan opini. artinya komentar yang disampaikan bersifat subjektif dan tidak memihak narasumber maupun peserta, tidak memaksa orang lain untuk memberikan komentar yang sama.
  2. Argumen yang disampaikan logis artinya komentar harus didasari alasan yang dapat dicerna akal dan disertai fakta-fakta yang akurat dan meyakinkan.
  3. Komentar bukan karena suka atau tidak suka artinya komentar yang diberikan bukan sekadar “asal tidak sependapat.” Begitu pula bukan karena adanya permasalahan pribadi dengan narasumber. Komentar yang diberikan sesuai dengan tema yang sedang dibahas.

Hal-hal yang dapat dan perlu dikomentari dalam dialog interaktif adalah sebagai berikut :

  1. Penting atau tidaknya tema dialog
  2. Kemampuan dan penguasaan para narasumber terhadap materi yang dibicarakan
  3. Relevan atau tidaknya pertanyaan peserta dialog terhadap pertanyaan dialog
  4. Benar atau tidaknya jawaban atau tanggapan narasumber atas pertanyaan atau pendapat peserta   dialog.

 

Baca Artikel Lainnya:

Tags :

Cara Menyimpulkan Isi Dialog Interaktif

Cara Menyimpulkan Isi Dialog Interaktif

Cara Menyimpulkan Isi Dialog Interaktif

Dialog sering kita saksikan dalam tayangan televisi atau siaran radio. Topik pembicaraan dalam dialog biasanya memperbincangkan masalah-masalah yang aktual.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terkini tentang berbagai hal, apalagi masalah yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat, sudah seharusnya kamu sering menyimak dialog interaktif yang disiarkan di televisi maupun radio.

Dialog interaktif merupakan forum yang mendiskusikan masalah aktual dan penting untuk dibahas. Dalam diskusi itu pemirsa atau pendengar dapat terlibat secara langsung dalam diskusi.

Apabila terdapat permasalahan yang perlu diketahui atau perlu disampaikan dalam diskusi, pemirsa atau pendengar dapat mengajukan pertanyaan atau menyampaikan gagasan melalui telepon. Dengan begitu, informasi yang diperoleh dari dialog interaktif akan makin lengkap dan berimbang.

contoh teks ulasan guru pendidikan – Itulah beberapa hal yang menyebabkan perlunya penguasaan kompetensi dasar menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber pada tayangan televisi atau siaran radio.

Pengertian Dialog Interaktif

Dialog interaktif adalah percakapan yang dilakukan beberapa orang untuk mendiskusikan beragam permasalahan. Dialog interaktif biasanya dilakukan di televisi atau radio. Orang-orang yang terlibat dalam sebuah dialog interaktif di antaranya adalah moderator, narasumber, dan pemirsa.

Moderator atau biasa disebut juga pembawa acara atau presenter adalah orang yang memandu jalannya dialog. Narasumber adalah sumber informasi yang memiliki kemampuan atau kompetensi dalam bidang yang dijadikan masalah dalam dialog.

Adapun pemirsa adalah penonton atau pendengar yang mengikuti jalannya dialog interaktif. Dalam sebuah dialog interaktif, moderator, narasumber, dan pemirsa terlibat secara aktif dalam mendiskusikan sebuah masalah untuk dicarikan penyelesaian atau solusinya.

Sebelum menyimpulkan, hal penting yang harus dilakukan adalah merumuskan pokok-pokok dialog dengan menerapkan prinsip 5W + 1H sebagaimana biasa terdapat dalam berita.

Prinsip tersebut dapat dijelaskan sebagai sebagai berikut.

  1.     What (apa), yaitu apa yang didialogkan,
  2.     Who (siapa), yaitu siapa yang terlibat dalam dialog tersebut,
  3.     When (kapan), yaitu kapan dilakukannya dialog,
  4.     Where (di mana), yaitu di mana dialog tersebut dilakukan,
  5.     Why (mengapa), yaitu mengapa dialog tersebut dilakukan,
  6.     How (bagaimana), yaitu bagaimana hasil dialog tersebut.

 

Secara rinci, berikut langkah-langkah menyimpulkan isi dialog interaktif.

  1.     Ikuti dialog interaktif dari awal hingga akhir,
  2.     Tentukan tema dialog interaktif tersebut,
  3.     Rumuskan pokok-pokok dialog dengan prinisip 5W + 1H,
  4.     Catat hal-hal penting lainnya yang didapatkan dari dialog tersebut,
  5.     Simpulkan isi dialog dengan menggunakan kalimat efektif.

 

Contoh Dialog dengan Narasumber

Berbagai Alasan Malas Berolahraga
Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, memulainya mungkin menjadi sesuatu yang berat. Namun, begitu Anda tidak lagi mencari-cari alasan untuk menunda berolahraga, Anda pasti akan merasakan manfaat olahraga.

Berikut mari kita ikuti bersama dialog dengan para narasumber mengenai alasan orang menghindari olahraga dan tips mengatasinya.
Reporter : Di studio kini telah hadir dua orang narasumber yang membidangi olahraga. Mereka adalah Bapak Imam Sarjono dan Bapak Anton Syafei. Pertama saya ingin mengetahui pendapat dari Bapak Imam, menurut pendapat Bapak, apa penyebab orang malas berolahraga?

Imam Sarjono : Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.

Reporter : Pak Imam tadi mengatakan bahwa alasan orang malas berolahraga adalah karena terlalu tua. Bagaimana menurut Pak Anton, adakah alasan lain yang mengakibatkan orang malas berolahraga?

Anton : Orang yang merasa terlalu gemuk biasanya juga malas berolahraga.

Reporter : Nah, kalau begitu bagaimana cara mengatasinya?

Anton : Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga padahal orang lain justru menghargai sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya Anda justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?

Reporter : Baiklah, mulai sekarang jangan kita malas berolahraga hanya karena merasa canggung atau malu. Kita juga sering menjumpai di masyarakat, orang yang terlalu lemah dan terlalu lelah biasanya juga malas berolahraga. Bagaimana menurut pendapat Anda untuk mengatasinya?

Imam : Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga. 

Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.

Reporter : Bagaimana dengan orang sakit, haruskah ia berolahraga?

Imam : Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh tidak sehat. Namun begitu, jika Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh.
Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten. 

Reporter : Di kota-kota besar, seperti di Jakarta, masyarakatnya biasa sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Maka, biasanya tidak ada waktu untuk berolahraga. Bagaimana dengan kasus semacam ini?

Anton : Jika kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup. Seperti berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Reporter : Setelah kita mendengarkan dialog ini, akhirnya kita dapat mengetahui cara mengatasi rasa malas untuk berolahraga. 

Ternyata olahraga terbukti mampu meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Jika Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Hal ini dapat memberi manfaat bagi kesehatan Anda.

Sumber: Nova Nomor 828/XII, 11 Januari 2004.

Tags :

Cara Menceritakan Kembali Isi Cerpen

Cara Menceritakan Kembali Isi Cerpen

Cara Menceritakan Kembali Isi Cerpen

Cerpen sebagai salah satu hasil karya sastra memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik yang terkandung di dalamnya. Unsur intrinsik merupakan unsur yang membangun karya sastra yang berasal atau terdapat dalam karya sastra itu sendiri.

Unsur intrinsik karya sastra meliputi tema, amanat, alur, latar, penokohan, sudut pandang, serta gaya bahasa. Adapun unsur ekstrinsik merupakan unsur pembentuk karya sastra yang berasal dari luar karya sastra.

Unsur ekstrinsik meliputi latar belakang budaya dan pendidikan pengarang, adat istiadat daerah, dan sebagainya.

1. Membaca Cerpen dan Mengapresiasikannya

Bacalah cerpen berikut ini dengan cermat! Ikutilah kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf dengan penghayatan sungguh-sungguh.

sejarah bpupki dan ppki – Rasakan suasana batin tokoh yang terlibat di dalamnya. Bayangkan dan rasakan suasana latar cerita. Ikuti jalinan cerita dari peristiwa satu ke peristiwa lainnya. Pendek kata, lakukan kegiatan apresiasi sastra!

Contoh Cerpen

PASIEN

Cerpen Sori Siregar Waktu keberangkatan pesawat terbang yang akan saya tumpangi menuju sebuah kota di mancanegara, ditunda dua jam. Seorang ibu bertubuh sintal mengomel karena ia pasti terlambat menghadiri upacara wisuda anaknya di kota yang kami tuju itu. 

Seorang lelaki setengah baya yang tak putus-putusnya merokok selama menunggu waktu keberangkatan memukul keningnya. “Aduh, jadwal yang sudah disusun jadi berantakan,” katanya setengah berteriak.

Berbagai komentar sebagai reaksi atas keterlambatan keberangkatan itu terlontar dari hampir setiap mulut calon penumpang yang akan berangkat. Saya yang merasa tidak perlu menambah carutmarut seperti itu melangkah ke restoran yang tidak jauh dari ruang tunggu. Beberapa calon penumpang lain juga mulai melangkah meninggalkan ruang tunggu itu.

Di restoran itu saya hanya memesan secangkir kopi dan sepotong croissant. Saya memilih duduk di pojok agar dapat membaca buku yang baru saya beli dengan tenang. Saya tenggelam dalam kisah yang dituturkan Gabniel Garcia Marquez pada buku tipis terbitan Penguin itu.

Belum setengah jam dengan keasyikan itu seseorang menghampiri saya dan menarik kursi di depan saya. Saya menoleh ke arahnya. Ia mengulurkan tangan sambil menyebut namanya. Saya menyambut uluran tangannya dengan menyebut nama saya.

“Perjalanan bisnis?” orang bernama Iskandar Zulkarnain itu bertanya. “Oh, bukan. Seminar,” Ia mengangguk. Setelah mengeluarkan sebungkus rokok Marlboro dari saku jasnya, ia menawarkan sebatang rokoknya kepada saya. Saya menolak dengan mengucapkan terima kasih.

“Anda tahu mengapa Anda yang saya datangi, bukan yang lain-lain itu?” ia bertanya sambil mengarahkan ibu jarinya kepada calon penumpang lain yang juga banyak di restoran itu. Saya menggeleng. 

“Karena itu,” ujarnya sambil menunjuk buku tipis yang saya pegang. “Dari tadi saya lihat Anda tekun membaca di ruang tunggu itu. Anda orang yang tahu menghargai waktu. Dan serius. Maaf, saya mengganggu keasyikan Anda karena memilih duduk di sini. 

Silakan terus membaca,” tuturnya sambil membungkuk mengeluarkan sebuah majalah berbahasa Inggris dari tas yang dibawanya. Setelah membalik-balik beberapa halaman majalah itu, ia menyandar dan mulai membaca. Saya kembali membaca cerita karangan Marquez sambil sesekali meliriknya. 

Melihat jas yang dikenakannya dan majalah yang dibacanya, saya merasa lelaki berusia sekitar 45 tahun ini adalah seorang pengusaha. Orang-orang bisnis biasanya sangat mementingkan penampilan seperti itu di samping hanya tertarik pada majalah bisnis.

Ketika ia menoleh ke arah saya, kebetulan saya sedang mengangkat cangkir kopi. Dengan santun saya mengajaknya minum. Ia baru sadar bahwa ia belum memesan apa-apa. Dengan isyarat, ia memanggil pelayan dan memesan segelas cappucino, yang lima menit kemudian diletakkan oleh pelayan di depannya. Ia segera menyeruput minuman hangat itu.

Setelah itu ia kembali membaca majalahnya. Kalau tadi ia mengatakan bahwa saya sangat menghargai waktu, kini saya pun beranggapan begitu tentang dirinya. Ia lebih suka membaca daripada berbicara dengan saya. Dan serius, seperti tadi ia menilai saya.

Apakah hanya karena persamaan itu ia memilih duduk di dekat saya di restoran ini? Ataukah keasyikannya membaca itu hanya pretensi dan merupakan pengantar ke arah tujuan yang sebenarnya? Saya tidak berani mengambil kesimpulan apa pun.

Satu jam berlalu dan kami belum saling mengenal lebih jauh. Setelah membaca tiga fiksi pendek dari kumpulan cerpen Garcia Marquez, saya menutup buku tipis itu dan meletakkannya di meja samping cangkir kopi.

Pada waktu yang hampir bersamaan ia menutup majalahnya dan memasukkannya kembali ke dalam tasnya. “Marquez,” katanya. “Saya suka juga dia. Cuma saya lebih sering membaca Ortega Y Gasset dan Pablo Neruda. Karya-karya dari Ameria Latin memang dekat dengan kita. 

Semangatnya sama, maklum dari dunia ketiga,” ujarnya melanjutkan. Saya menyambut kata-katanya dengan tersenyum. Rupanya ia juga suka membaca karya sastra. Dugaan saya bahwa ia hanya gemar membaca yang ada kaitannya dengan bisnis saja ternyata meleset.

“Cuma ke London?” ia bertanya. Saya mengangguk. “Saya harus ke beberapa kota. London, Paris, Zurich, dan Wina. Sebenarnya saya sudah capek mondar-mandir begini, tapi Bos tetap juga menyuruh saya,”.

Ini orang penting, ujar saya dalam hati. Paling tidak orang kepercayaan atasan. Berhadapan dengan orang seperti ini saya lebih suka mendengar daripada berbicara.

“Sebagai frequent traveller saya suka menggunakan pelayanan perusahaan penerbangan yang berbeda. Nah, baru kali ini jadwal keberangkatan tertunda. Saya tidak akan mau lagi naik pesawat perusahaan ini. Buang waktu,” tuturnya melontarkan kekesalannya.

Setelah sekali lagi menyeruput cappucino di depannya, ia bercerita tentang dirinya tanpa saya minta. Ia bekerja di sebuah bank asing di Jakarta 10 Bahasa Indonesia, Bahasa Kebanggaanku Kelas IX SMP dan MTs dengan kantor pusat di London. 

Semula ia bertugas sebagai kepala departemen sumberdaya, kemudian dipindahkan ke bagian kredit, dan terakhir memegang jabatan kepala bagian valuta asing. Nah, ketika bertugas di bagian terakhir inilah ia sering bepergian ke mancanegara. Saya percaya saja karena saya memang tidak tahu apa-apa tentang dunia perbankan.

Semula ia tidak tertarik bekerja di bank, tapi karena lamarannya ditolak di beberapa tempat, akhirnya ia melamar ke bank tempatnya bekerja sekarang. Karena ia lulus tes dan bahasa Inggrisnya bagus, ia diterima dengan gaji awal yang lumayan. Belakangan, karena ia telah akrab dengan dunia perbankan, ia merasa bahagia bekerja di bank asing itu. 

Iskandar Zulkarnain yang berputri dua orang dan keduanya duduk di SMA itu tak sempat menyudahi riwayatnya karena panggilan terdengar melalui pengeras suara di restoran agar semua penumpang segera kembali ke ruang tunggu karena pesawat sebentar lagi akan tinggal landas.

Sumber: Suara Karya, 10 Oktober 2004

2. Menceritakan Kembali secara Lisan Isi Cerpen

Setelah kamu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan baik, kamu tentu makin menghayati isi cerpen tersebut. Agar kamu dapat  menceritakan kembali isi cerpen dengan baik, kamu dituntut mampu menyusun kerangka pokok cerita yang terdapat dalam cerpen tersebut. Kerangka itu dapat dipakai sebagai panduan agar kamu dapat menceritakan kembali isi cerpen secara runtut.

Tags :

Tekan Kasus Perceraian, Program Sekolah Ibu Bisa Tangkal “Pelakor”

 

Tekan Kasus Perceraian, Program Sekolah Ibu Bisa Tangkal “Pelakor”

Wali Kota Bogor

Bima Arya bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian mewisuda sebanyak 2.040 peserta Sekolah Ibu angkatan ke-2 di Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (28/12/2018) pagi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan, kehadiran program sekolah ibu sendiri sejatinya dirancang untuk meningkatkan kapasitas ibu dalam mengurus rumah tangga, mendidik anaknya, sehingga menjadi keluarga yang mandiri mampu keluar dari permasalahan sosial maupun ekonomi yang dihadapi.

“Tapi memang yang perlu digaris bawahi di setiap angkatan mempunyai keunikan cerita tersendiri di balik ini. Misalnya, angkatan pertama kita memang menekan angka perceraian, karena banyak sekali ibu-ibu yang tidak jadi bercerai setelah mengikuti sekolah ibu yang memang permasalahannya cukup kompleks,” papar Yane Ardian di GOR Pajajaran.

Di angkatan kedua

Sambung Yane, keunikan bukan dari kasus perceraian, melainkan dari sisi keharmonisan rumah tangga. “Nah yang menarik, di angkatan kedua ini ada salah satu peserta yang hamil setelah mengikuti program Sekolah Ibu. Artinya apa, ada perbaikan keharmonisan keluarga setelah mengikuti sekolah ibu,” kata dia.

Penggagas Sekolah Ibu ini menambahkan, jika keharmonisan rumah tangga antara suami dan istri sudah terjalin baik, maka keharmonisan juga akan dengan sendirinya antara anak dan orangtua.

“Nah kalau hubungan suami istri sudah baik, maka hubungan orangtua dengan anak juga menjadi baik, dengan harapan hubungan anak di lingkungan dengan teman sebayanya juga menjadi baik karena atas pantauan orang tua,” tuturnya.

Selain dapat menekan kasus perceraian dan membuat harmonis keluarga, program Sekolah Ibu juga dapat mengantisipasi para perebut lelaki orang atau sering dikenal “pelakor”.

Menurut Yane

Para Pelakor tidak akan laku jika kebutuhan suami terhadap istri sudah terpenuhi. Bahkan dia yakin bahwa pelakor tidak memiliki tempat jika para ibu sudah memiliki wawasan yang ada di Sekolah Ibu.

“Pelakor itu gak akan laku jika kebutuhan suami terhadap istrinya terpenuhi. Di sekolah ibu ini, ada salah satu materi yang disebut bahasa kasih untuk suami. Misal, suaminya suka kasih hadiah ke istri, cuma sebagai istri kadang-kadang suka pelit ngasih pujian. Nah pada akhirnya sang suami malah mendapat pujian dari pelakor ini,” terangnya.

Jadi di sekolah ibu ini, lanjut Yane, para istri atau ibu-ibu sejatinya telah dibekali wawasan tentang bagaimana caranya memuji suami dan memberikannya perhatian.

Jumlah peserta yang diwisuda pada angkatan kedua ini ada sebanyak 2.040 peserta. Proses wisuda sendiri terbagi menjadi dua gelombang yang diselenggarakan selama dua hari, yakni pada Jumat (28/12/2018) dan Sabtu (29/12/2018) dengan 1.020 peserta setiap harinya.

Modul program Sekolah Ibu

Di dalam modul program Sekolah Ibu sendiri terdapat sejumlah materi diantaranya manajemen keluarga, manajemen keuangan keluarga, mengelola potensi diri, memahami kepribadian anggota keluarga, bahkan tentang bela negara dan cinta Tanah Air serta materi ketahanan keluarga lainnya.

Dalam pelaksanaanya, ada sebanyak 68 jumlah tenaga pengajar yang berlatar belakang profesi berbeda-beda.

Tahun 2019 mendatang, rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mewisuda dua angkatan lagi. Proses wisuda Sekolah Ibu akan terus berjalan setiap tahunnya.

 

Artikel Terkait:

Tags :

Ribuan Peserta Sekolah Ibu Terharu Saat Bima Bacakan Puisi Untuk Ibu

 

Ribuan Peserta Sekolah Ibu Terharu Saat Bima Bacakan Puisi Untuk Ibu

Wali Kota Bogor

Bima Arya bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian telah mewisuda sebanyak 2.040 peserta Sekolah Ibu angkatan ke-2 di Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (29/12/2018) pagi. Kali ini, Bima membacakan sebuah puisi yang ditujukan untuk kaum hawa di seluruh nusantara, dengan judul Ibu.

Dalam puisi tersebut

Bima menggambarkan sosok ibu yang banyak mengajarkan makna sebuah kehidupan, baik dalam menghargai waktu hingga cara mendidik seorang anak. Ribuan peserta wisuda, tampak terharu dengan mata yang berkaca-kaca saat Bima membacakan puisi tersebut.

Menurut Bima

Ibu merupakan manajer yang handal sekaligus ekonom yang hebat. Selain itu, sosok Ibu juga digambarkan sebagai motivator yang dahsyat sekaligus guru untuk ditiru.

Oleh karenanya

Ia berharap agar seluruh kaum Ibu hidup sejahtera dan disehatkan selalu sehingga dapat menjadi benteng ketahanan bagi keluarga.

Di lokasi yang sama

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian menambahkan, kehadiran program sekolah ibu sendiri merupakan langkah awal pemerintah dalam membangun sebuah ketahanan keluarga yang sejahtera.

“Ketahanan keluarga ini luas, artinya kita bukan hanya bicara tentang ibu tapi juga kita bicara tentang anggota keluarga yang lain, termasuk remaja dan lansia. Mungkin kedepan bukan hanya sekolah ibu, tetapi juga akan ada sekolah remaja dan lansia,” ujar Yane.

Menurut Penggagas Sekolah Ibu ini, program tersebut dirancang guna meningkatkan kapasitas ibu dalam mengurus rumah tangga, dan mendidik anaknya, sehingga tujuan akhirnya dapat menjadi sebuah keluarga yang mandiri dan mampu keluar dari permasalahan sosial maupun ekonomi yang dihadapi.

“Di dalam modul program Sekolah Ibu sendiri terdapat sejumlah materi diantaranya manajemen keluarga, manajemen keuangan keluarga, mengelola potensi diri, memahami kepribadian anggota keluarga, bahkan tentang bela negara dan cinta Tanah Air serta materi ketahanan keluarga lainnya,” paparnya.

Yane berharap, dengan terlaksananya proses wisuda ini semoga para Ibu bisa senantiasa mengimplementasikan materi-materi yang telah didapat dalam Sekolah Ibu di lingkungan keluarganya masing-masing.

Seperti diketahui, dalam pelaksanaan Sekolah Ibu ada sebanyak 68 jumlah tenaga pengajar yang berlatar belakang profesi berbeda-beda.

Tahun 2019 mendatang, rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mewisuda dua angkatan lagi, sekaligus merencanakan kehadiran Sekolah Remaja dan Sekolah Lansia. Sementara proses wisuda Sekolah Ibu ini masih akan terus berjalan setiap tahunnya. contoh report text

Kutipan Puisi Ibu

Ibu……

Idolaku nomor satu
Pujaan hatiku paling dahulu
Cinta pertamaku
Ada dihatiku selalu

Darimu aku belajar menghargai waktu
Darimu aku belajar memuliakan tamu
Darimu aku belajar untuk tak pernah ragu
Darimu ku didik agar hatiku tak sekeras batu

Kala diriku gundah gulana
Ibu jadi pelipur lara
Kala diriku bersuka cita
Ibu lah yang paling bahagia
Kala aku jatuh cinta
Ibu lah yang pertama curiga

Ibu, kasihmu seindah rembulan
Sayangmu setulus matahari
Hatimu seluas angkasa
Sabarmu sepanjang masa

Bagiku ibu manajer yang handal
Bagiku ibu ekonom yang hebat
Bagiku ibu motivator yang dahsyat
Bagiku ibu adalah guru yang tawadhu

Kalau keluarga kuat pondasi negara
Kalau negara yg damai tentukan dunia
Kalau dunia yang berkah tentukan surga
Kasih ibu di keluarga adalah segalanya

Tuhanku sejahterakan lah para ibu
Sehatkanlah para ibu
Sinarilah selalu dengan cahayamu
Agar kota ini damai selalu

Terima kasih ibu untuk cintamu
Karnamu ku tak pernah ragu
Untuk berusaha selalu jadi nomor satu

Kasih ibu hangatkan keluarga
Sayangnya ibu lembutkan kita
Cinta ibu damaikan semua
Sekolah ibu selamatkan Indonesia.

Tags :

Ibu-ibu Hebat Ukir Sejarah di Kota Bogor

 

Ibu-ibu Hebat Ukir Sejarah di Kota Bogor

Setelah Jumat (28/12/2018) kemarin

mewisuda 1.020 peserta sekolah ibu dari Kecamatan Bogor Utara, Barat dan Tanah Sareal di GOR Pajajaran, hari ini, Sabtu (29/12/2018) masih di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali mewisuda 1.020 peserta sekolah ibu dari Kecamatan Bogor Tengah, Timur dan Selatan.

Kepada wisudawati

Kepada wisudawati dan seluruh undangan yang hadir Bima mengaku bangga bisa berada di tengah ibu-ibu hebat karena mengukir sejarah di Kota Bogor. “Ibu-ibu hebat dari PKK, ibu-ibu hebat dari Dinas, ibu-ibu hebat instruktur dan peserta Sekolah Ibu,” ungkap Bima.

Dia menyebutkan, tidak mudah menjadi peserta dan pengajar Sekolah Ibu

Jika hari ini bisa hadir ditempat ini berarti ibu-ibu sudah melewati suka duka dan dinamika. Artinya layak menjadi ibu-ibu hebat dan luar biasa.

Bima juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Camat dan Lurah yang sudah memfasilitasi Sekolah Ibu. Mulai dari pendaftaran, seleksi, penyelenggaraan dan membawa ibu-ibu untuk di wisuda hari ini.

Sekolah ibu lanjut Bima

walaupun dalam hitungan bulan dan tidak ada gelarnya akan tetapi membawa kemaslahatan dunia akhirat. “Oleh karenanya kami bangga menjadi bagian dari ini semua,” katanya.

Bima mengakhiri sambutannya dengan membacakan puisi yang khusus dipersembahkan kepada ibundanya tercinta (Melinda Susilarini).

 

Artikel Terkait:

Tags :

Gubernur, Boleh Bahagia Tapi Jangan Berlebihan

Gubernur, Boleh Bahagia Tapi Jangan Berlebihan

BANDUNG

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghadiri Apel persiapan Malam Tahun Baru. Apel dipimpin Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di Jl. Diponegoro Bandung, Senin (31/12/18) sore.

Pada kesempatan itu

Kapolda Jabar menghaturkan terimakasih sebesar- besarnya, dan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh prajurit TNI/ Polri, serta jajaran Pemerintah Daerah, dan instansi terkait lainnya, atas kinerja dalam membantu tugas Kepolisian yaitu melaksanakan operasi Lilin Lodaya, yang dimulai sejak tanggal 21 Desember yang lalu.

Kapolda pun mengungkap bahwa pada kegiatan pengamanan malam puncak perayaan Natal pada tanggal 25 Desember 2018 di Bandung yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat. Suasana dinilainya kondusif, aman, dan lancar.

“Alhamdulillah seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat pada perayaan natal tanggal 25 yang lalu, semua dalam keadaan aman dan kondusif. Namun kita turut prihatin, dan berduka cita karena ada bencana di Banten dan Lampung, dengan 420 orang korban meninggal dunia,” kata Budi.

Juga ada kejadian bencana angin puting beliung di kabupaten Cirebon, yang menyebabkan 165 rumah rusak, dan korban jiwa satu anak balita, serta 15 korban luka- luka.

Adapun ancaman, atau gangguan skala paling tinggi yaitu terorisme. Maka Kapolda pun mengajak pada seluruh jajarannya dan para pihak terkait untuk betul- betul meningkatkan kewaspadaannya.

Maka untuk pengamanan tahun baru 2019, Kapolda mengajak para pihak untuk bersinergi dan bersama saling memberikan perlindungan.

“Saling melindungi, saling mengamati, tak lupa berdoa kepada Allah SWT supaya dalam tugas mulia selalu diberikan kesehatan dan diberikan ridho-Nya,” harap Kapolda. report text

Gubernur Ridwan Kamil

Sementara Gubernur Ridwan Kamil mengucapkan selamat tahun baru 2019 kepada seluruh warga Jawa Barat. Ia pun mengajak warganya untuk menyambut tahun baru dengan kehidupan yang lebih baik dan lebih optimis.

“Kita juga berdoa 2019 mudah- mudahan jauh berkurang perihal kebencanaan,” harap Gubernur Jawa Barat.

Pada malam tahun baru ini

Emil mengungkap dirinya akan berkegiatan di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat untuk bermuhasabah dan berefleksi akhir tahun.

“Imbauan dari saya, intinya silahkan bergembira, tapi jangan berlebihan, dan jangan melakukan hal yang berpotensi mengganggu ketertiban, karena suasana batin republik ini sedang banyak bersedih ketimbang gembiranya di akhir- akhir tahun ini,” kata Emil, panggilan Gubernur.

Emil pun mengajak Warga Jawa Barat agar banyak- banyak berdoa dan mendoakan saudara yang sedang berkesudahan karena bencana yang terjadi.

Terkait resolusi di tahun baru 2019, Emil mengaku dirinya sangat bersemangat untuk mengawal lebih dari 40 proyek strategis Provinsi Jawa Barat, dan memastikan Jawa Barat “ngabret” pada perubahan yang berkemajuan.

Tags :

Pimpin Apel Terakhir 2018, Sekda Ajak PNS Ikut Doa Bersama

 

Pimpin Apel Terakhir 2018, Sekda Ajak PNS Ikut Doa Bersama

Pegawai Negeri Sipil

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti apel akhir tahun, Senin (31/12/2018) pagi, di Plaza Balai Kota Bogor yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat.

Suasana apel tampak berbeda dari biasanya, cuaca yang teduh membuat seluruh peserta apel khidmat mendengarkan arahan Sekda.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu, mengakhiri tahun 2018 di tempat yang bagus, nyaman dan bisa bermanfaat,” katanya mengawali sambutan.

Ade mengatakan

Dengan kondisi Plaza Balai Kota Bogor yang sudah bagus, kantor-kantor OPD yang juga beberapa sudah ada yang bagus dan ini menjadi cerminan Pemkot Bogor. Hal ini tentu akan berdampak pada kenyamanan dalam bekerja sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Saya ingin di 2020 terwujud kantor Pemerintah Kota Bogor yang nyaman dengan perencanaan yang hebat,” imbuhnya. kata bijak bahasa inggris

Selain mempercantik kantor

Ade juga menginginkan adanya introspeksi dan evaluasi diri dari seluruh PNS. Baik itu dalam hal pekerjaan, apakah sudah melaksanakan tupoksi dengan baik dan juga terkait perilaku. Menurutnya, hal-hal yang sudah baik dalam pelaksanaan kegiatan harus dipertahankan, sedangkan yang kurang baik dihilangkan.

Salah satunya dengan disiplin mengikuti apel pagi

Pasalnya, masih banyak PNS yang tidak ikut apel, padahal apel ini menyangkut kinerja PNS yang beririsan dengan penerimaan TPP (Tunjangan Tambahan Penghasilan). Kedepan juga jika ada pegawai yang masih tidak disiplin, pimpinan OPD harus melakukan pembinaan kepada pegawainya.

“Jadi ini harus dipahami setiap kepala dinas, kepala badan, kepala bagian jika ada yang bermasalah imbasnya juga ke pimpinan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula Ade mengingatkan pada pergantian tahun baru 2019 Pemkot Bogor telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perayaan yang berlebihan, tidak ada kembang api dan petasan. Selain itu, ia mengajak seluruh PNS ikut dalam program Wali Kota Bogor, yakni doa bersama pergantian akhir tahun di Taman Sempur malam nanti.

“Kita akan akhiri 2018 dengan doa bersama. Ajak semua keluarga dan rekan untuk datang berkumpul di Sempur,” pungkasnya.

Tags :

Mau Otak Encer ? Jadilah Orang Yang Aktif

Mau Otak Encer ? Jadilah Orang Yang Aktif

Mau Otak Encer ? Jadilah Orang Yang Aktif

 

Mengembangkan kecerdasan atau inteligensia

Tidak hanya dengan membaca, menghitung, atau mengingat. Semua aktivitas, termasuk bergaul, olahraga, bermain, mampu meningkatkan kerja otak. Makin aktif dalam banyak hal, makin encer otak kita.

Kita sering mengaitkan sifat pelupa dengan usia tua. Padahal, faktanya tak selalu demikian. Di satu perusahaan kecil saja bisa ada dua teman yang sering lupa. Kalau tidak ketinggalan kunci kendaraan, jam tangan, kacamata, ya biasanya telepon genggam. Yang satu sudah berusia lebih setengah abad, jadi banyak orang memakluminya. Yang seorang lagi? Belum 30 tahun!

Ya memang. Seiring bertambahnya usia, akan menurun pula fungsi tubuh, semisal reaksi refleks menurun, kulit tidak lagi kencang, pigmen rambut menipis sehingga beruban, otot mengempis dan tak kenyal lagi.

Hal yang sama juga terjadi pada otak. Khususnya mulai usia 45 tahun, otak akan kehilangan sekitar 50.000 sel setiap hari dari cerebral cortex, yaitu bagian otak yang paling pintar. Kemampuan hippocampus, wilayah otak tempat memproses memori, juga mulai menurun.

Pada usia 70-an, volume otak mengalami penurunan 10 persen tiap 10 tahun. Di usia 80 tahun, penurunan volume otak mencapai 20 persen.

Seperti kulit jeruk

Bentuk otak manusia tidaklah menarik. Lapisan luar tampak keriput menyerupai kulit jeruk yang sudah layu dan kelihatan bagai jalanan kecil yang berputar-putar. Itulah labirin saraf yang ruwet dengan pembuluh darah dan miliaran sel supermini yang disebut neuron.

Neuron atau sel-sel otak ini mirip gurita dengan nukleus dan sejumlah besar tentakel yang menyebar ke segala arah. Setiap tentakel memiliki ribuan tonjolan mirip bantalan pengisap, yang juga menuju segala arah.

Neuron bekerja sedemikian rupa dengan fungsi yang berbeda-beda. Ada tiga bagian khusus neuron yang mengatur cara kerjanya. Pertama, tindakan yang berhubungan dengan dunia luar seperti melihat pemandangan, mendengarkan musik, merasakan panasnya sinar matahari, menyentuh buku, atau mengecap makanan.

Kedua, hal-hal yang berkaitan dengan otot, gerakan, dan sebagainya. Ketiga, yang berkaitan dengan kemampuan berpikir, mengingat, membayangkan, dan berimajinasi.
Seorang pakar neuron dan Direktur The Royal Institution, London, Prof Susan Greenfild menyebutkan bahwa satu neuron dapat mengirimkan transmisi kimia 500 kali dalam satu detik. Sementara tiap transmisi memiliki fungsi yang berbeda.

Yang terpenting adalah perlu adanya informasi auto-dialing yang teratur atau tetap untuk membentuk sistem saraf. Jaringan komunikasi sistem saraf inilah yang menandai kemampuan intelektualitas seseorang. Semakin banyak tonjolan tentakel dan semakin rapat, makin cepat pula terjadinya transmisi pesan antarsel otak.

Bila tidak ada masalah atau hambatan dalam pembentukan jaringan saraf (misalnya akibat obat bius, infeksi virus, dan malanutrisi), kecuali karena usia tentu saja, kita perlu sadar bahwa proses penyusutan volume otak bukanlah sesuatu hal yang patut dikhawatirkan.

 

Tak seperti komputer

Sama seperti organ lain, misalnya otot, bila tidak dilatih penggunaannya, kemampuan otak akan menurun drastis. Sebaliknya, otak yang sering digunakan akan lebih kuat. Tidak seperti komputer yang memiliki keterbatasan, otak justru kian tajam bila diasah dan ditambah data terus-menerus.

Seperti bank data, lapisan atas otak (neokorteks), tempat bersemayamnya inteligensia, terbuat dari 15 juta sel otak yang saling berinteraksi dalam aliran listrik yang bergerak cepat. Setiap informasi yang disimpan di lapisan atas otak segera akan dilapisi oleh cairan otak yang disebut myelinMyelin berperan penting dalam mengingat kembali data tersebut.

Sama seperti jaringan saraf, makin sering proses mengingat dan berpikir diulang, makin tebal lapisan myelin yang terbentuk. Akibatnya, makin tinggi pula kemampuan untuk mengingat. Bila tidak diulang atau digunakan, lapisan myelin bisa hilang.

 

Otak kiri dan kanan

Otak memiliki dua belahan, kiri dan kanan. Kedua bagian ini secara biologis memiliki struktur identik dan bekerja harmonis. Namun, fungsinya sangat berbeda dan mengatur bagian tubuh yang berlainan pula.

Otak kiri mengendalikan tubuh bagian kanan dan otak kanan mengendalikan tubuh bagian kiri. Luka pada otak kiri bisa menyebabkan kelumpuhan pada tubuh bagian kanan, dan sebaliknya.

Otak kiri mengurus soal angka, logika, organisasi, dan hal lain yang memerlukan pemikiran rasional, alasan-alasan dengan pertimbangan deduktif dan analitis. Bagian ini digunakan untuk berpikir tentang hal yang sifatnya matematis dan ilmiah.

Sementara otak kanan mengurus wilayah pemikiran abstrak yang penuh imajinasi, misalnya warna, ritme, musik, dan proses pemikiran lain yang butuh kreativitas, orisinalitas, daya cipta, dan bakat artistik. Pemikiran otak kanan lebih santai, kurang terikat oleh parameter ilmiah dan matematis.

Semula kecerdasan hanya dikaitkan dengan penguasaan dalam bidang akademik, yang terbatas pada kemampuan membaca, menulis, dan aritmatika. Padahal, ketiga kemampuan ini adalah kerja otak kiri saja.

Sementara kemampuan melukis, musik, olahraga, dan lainnya tidak dianggap sebagai kecerdasan. Tak heran kalau banyak ahli otak menyatakan, sebagian besar orang tidak mengoptimalkan kemampuan otak mereka.

Sinergi di antara kedua belahan otak ini akan menghasilkan otak sejenius otak orang-orang macam Albert Einstein, Leonardo Da Vinci, Thomas Alfa Edison, Beethoven, dan lain-lain.

Pantas saja kalau penulis buku The Unschooled Mind: How Children Think and How Schools Should Teach (Basic Books, 1991) danMultiple Intelligences: The Theory in Practice (Basic Books, 1993), Prof Howard Gardner dari Harvard University, menyebutkan bahwa inteligensia manusia itu meliputi inteligensia linguistik, logis matematis, visual spatial, kinestetik, musikal, naturalis, interpersonal, dan intrapersonal.

Baca Juga : 

Tags :

Proses Desain Database

Proses Desain Database

Proses Desain Database

Analisis Persyaratan

Langkah pertama dalam mendesain sebuah aplikasi database adalah memahami dan mengetahui data yang harus disimpan di dalam database, aplikasi apa yang harus dibangun diatasnya, dan jenis operasi apa yang lebih banyak digunakan, dan subjek untuk melakukan persyaratan yang ada. Dengan kata lain, kita harus tahu apa yang diinginkan pengguna database tersebut. Biasanya ini adalah sebuah proses informal yang melibatkan partisipasi kelompok pengguna, studi tentang lingkungan pegoprasian saat ini dan bagaimana perkiraan perubahan lingkungan tersebut, analisis dokumen yang ada dalam suatu aplikasi yang diharapkan akan diganti atau dilengkapi oleh database, dan seterusnya. Banyak metodologi yang diusulkan untuk menyusun dan menampilkan informasi yang dikumpulkan pada langkah tersebut. Beberapa alat otomatis pun telah dikembangkan untuk mendukung proses ini.

 

Desain Database Konseptual

Informasi dikumpulkan pada saat analisis persyaratan digunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi yang harus disimpan dalam database, bersama dengan batasan yang telah diketahui untuk menetapkan penyimpanan data tersebut. Langkah ini sering dilakukan dengan menggunkan model ER. Model ER adalah salah satu dari model data tingkat tinggi, atau semantik, yang digunakan dalam desain database. Tujuannya adalah menciptakan gambaran sederhana tentang data yang mirip dengan pemikiran pengguna dan pengembang mengenai data tersebut (orang dan proses yang dinyatakan dalam data tersebut). Hal tersebut menfasilitasi diskusi di antara orang-orang yang terlibat dalam proses desain, bahkan mereka yang tidak mempunyai latar belakang teknis. Pada saat yang sama, desain awal harus akurat untuk membantu ketapatan translasi ke dalam sebuah model data yang didukung oleh sistem database komersial (yang dalam prakteknya berarti model relasional).

Desain Database Logika

Kita harus memilih sebuah DBMS untuk mengimplementasikan desain database kita, dan mengubah konsep desain database menjadi sebuah skema database dalam model data dari DBMS terpilih. Kitah hanya akan memperhatikan DBMS relasional, dan dengan demikian tugas desain logika adalah mengubah skema ER menjadi skema database relasional.

Perbaikan Skema

Langkah keempat dalam desain dataase adalah analisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul, dan memperbaikinya. Berbeda dengan alaisis persyaratan dan langkah-langkah desain konseptual, yang secara esensial bersifat subjektif, perbaikan skema dapat dipandu oleh beberapa teori yang kuat dan bagus. Langkah keempat ini, para akademis IT lebih sering disebut dengan Normalisasi.

Desain Database Fisik

pada langkah ini, kita juga mempertimbagkan beban kerja umum yang diharapkan dapat didukung oleh datagbase kita dan memperbaiki deswain database di masa mendatang untuk memastikan terpenuhinya kriteria performa yang diinginkan. Langkah ini hanya mencakup pembuatan indeks pada beberapa tabe dan mengelompokkan beberapa tabel, atau bahkan melibatkan desain ulang yang substansial terhadap beberapa bagian skema database yang didapat dari langkah pertama desain database.

Desain Aplikasi dan Keamanan

Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada di luar database itu sendiri. Metodologi desain seperti UML mencoba menekankan desain perangkat lunak dan siklus pengembangan yang lengkap. Secara singkat, kita harus bisa mengidentifikasi entitas (contohnya pengguna, grup-grup pengguna, dan bagian-bagian lain) dan proses-proses yang terlibat dalam aplikasi. Kita harus menggambarkan peran setiap entitas dalam setiap proses yang akan direfleksikan pada beberapa tugas aplikasi, sebagai bagian dari aliran kerja lengkap untuk tugas tersebut. Untuk tiap peran, kita harus bisa mengidentifikasi bagian database yang harus bisa diakses dan yang tidak bisa diakses, dan kitah harus bisa menganmbil langkah untuk memastikan bahwa aturan akses terseut dilakukan. DBMS memberikan beberapa mekanisme untuk membantu langkah tersebut.  Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

B. Diagram Hubungan Entitas/ ER/ Entity Relationship

Diagram Hubungan Entitas atau entity relation diagram merupakan model data berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan antara penyimpan.

C. Model Data REA (Relationship Even & Agent)

Database yang memenuhi aturan normalisasi diperlukan untuk menunjang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terkomputerisasi. Alat yang biasa digunakan untuk merancang database adalah Entity Relationship Model (Model E-R). Namun aturan penggambaran diagram tidak begitu jelas, sehingga mempersulit perancang data untuk membentuk database yang memenuhi aturan normalisasi. Model REA merupakan pengembangan dari Model E-R. Model REA menerapkan prinsip give-toget, sehingga mempermudah pembentukan model data.

D. Diagram Kasus dari ER dan REA

1. Diagram Kasus ER
Desain sebuah generalisasi – spesialisasi hirarki untuk sebuah perusahaan kendaraan bermotor. Perusahaan menjual sepeda motor, passenger car, van, dan bis. Tentukan penempatan atribut Anda pada setiap level hirarki.

Relasi :

  • Entity 1 to entity 2 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 dan maksimalnya banyak. Dependensi : entitas 1 dan entitas 2 tidak saling ketergantungan.
  • Entity 2 to entity 1 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 dan maksimalnya 1. Dependensi : entitas 1 dan entitas 2 tidak saling ketergantungan.

 

Tags :

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.